Bicaralah!

September 17th, 2013

Berikut ini tulisan tausiyah dari dosen pembimbing tesis saya. Akhir-akhir ini agak susah ketemu beliau.


Oleh: Dr. Ir. Rahmat Kurnia MSi

Dalam beberapa kesempatan, saya ditanya mengapa dalam melakukan perubahan besar kok kelihatannya hanya ‘ngomong’ doang.  Mereka menyindirnya dengan menyebut ‘omdo’.  Saya sampaikan kepada mereka, bicara atau ngomong itu harus dilihat realitasnya.  Bila seorang tukang bangunan pekerjaannya ngomong terus maka dijamin pekerjaannya tidak akan selesai.  Betapa tidak, pekerjaan dia menuntut pekerjaan fisik, bukan omongan.  Berbeda dengan guru atau ustadz, misalnya.  Bayangkan apa yang terjadi apabila sang guru atau ustadz tersebut tidak banyak bicara?  Murid tidak mengerti, masyarakat tidak paham akan hukum syariat Islam, kemungkaran merajalela, kezhaliman terus berlangsung, dan penguasa fajir pun tenang dalam melakukan kemaksiatannya. Read the rest of this entry »